Ahmad Dhani Ajukan Kasasi ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

Ahmad Dhani Ajukan Kasasi ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

Ahmad Dhani Ajukan Kasasi ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

Ahmad Dhani Ajukan Kasasi ke Pengadilan Negeri Jakarta SelatanKabar47 – Tim kuasa hukum Ahmad Dhani telah resmi mengajukan kasasi kasus ujaran kebencian kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sebelumnya, dalam kasus tersebut Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan permohonan banding Dhani dan memangkas hukumannya dari 1 tahun enam bulan menjadi satu tahun penjara saja.

Dia mengatakan pihaknya akan menyerahkan memori kasasi ke PN Jaksel pada 14 hari ke depan. Pengajuan kasasi tersebut dilakukan di PN Jaksel lantaran Dhani menerima vonis pertama kali di sana. Hendarsam mengatakan pembahasan pokok perkara di memori kasasi tersebut akan berbeda dengan yang diajukan timnya ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Kuasa hukum Dhani Ali Lubis mengatakan upaya kasasi tersebut dalam rangka memenuhi target timnya, yaitu kebebasan dari penggawa grup musik Dewa 19. Selain itu Hendarsam mengatakan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto juga menjaminkan Dhani agar dapatk penangguhan penahanan.

Kesediaan Prabowo tersebut, tutur Hendarsam muncul pada saat mantan Danjen Kopassus tersebut datang ke rumah Dhani. Kasus ini bermula saat Jack Boyd Lapian, yang mengklaim sebagai pendukung Ahok, melaporkan unggahan Dhani di akun Twitter @AHMADDHANIPRAST.

Ahmad Dhani Ajukan Kasasi ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan


Agen Poker Terpercaya

Dia menilai, kicauan Ahmad Dhani di Twitter berisi kebencian. Dalam akun tersebut Dhani menulis, ‘Siapa saja yang dukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya-ADP’.

Sebelum nya pada tanggal 13 maret Pengadilan Tinggi Jakarta mengabulkan banding yang diajukan terdakwa kasus ujaran kebencian Ahmad Dhani. Hukuman Dhani yang semula 1,5 tahun penjara dikurangi enam bulan menjadi satu tahun penjara.

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menyatakan Dhani terbukti dengan sengaja menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian dan permusuhan berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Namun hukuman 1,5 tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim PN Jaksel dianggap terlalu berat.

Menurut majelis hakim banding, penjatuhan pidana pada Dhani mestinya bukan menjadi pembalasan melainkan pembelajaran agar lebih hati-hati menggunakan media sosial. Majelis hakim banding juga tetap memerintahkan agar Dhani tetap ditahan selama menjalani hukuman.

BANDAR POKER | JUDI POKER |AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE

“Daftar Segera Di JELASBOLA”

Agen Judi Bola Paling JELAS 2019

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
CS Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments