Anies Baswedan Akan Ambil Alih Pengelolaan Air Minum

Anies Baswedan Akan Ambil Alih Pengelolaan Air Minum

Anies Baswedan Akan Ambil Alih Pengelolaan Air Minum

Anies Baswedan Akan Ambil Alih Pengelolaan Air Minum kabar47 – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memperpanjang masa kerja Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum soal kasus swastanisasi air di Ibu Kota. Melalui tim itu, Anies ingin mengambil alih pengelolaan air minum dari pihak swasta dengan tindakan perdata.

Sementara opsi yang lainnya seperti pembiaran status Perjanjian Kerja Sama antara PAM Jaya, Aetra dan Palyja menurut Anies Baswedan akan merugikan masyarakat karena membiarkan harga dan pengelolaan air yang tidak merata sampai akhir perjanjian di tahun 2023.

Walaupun usulan opsi mengambil alih lewat sistem pembelian saham, Anies mengaku Pemprov DKI masih menghitung tentang untung ruginya nanti. Sebab DKI harus membayar uang penalti jika harus benar-benar mengakuisisi semua pengolahannya.

Anggota Tim Tata Kelola Air Minum, Tatak Ujiyati mengatakan penggunaan kata ‘perdata’ bukanlah melalui jalan pengadilan. Namun tetap menggunakan sistem negosiasi Perjanjian Kerja Sama.

Hal tersebut adalah cara yang memang sudah dilakukan pejabat sebelumnya dalam proses pengambil alih wewenang air. Menurut Tatak perjanjian itu harus mengikat dan juga disepakati oleh pihak swasta.

Anies Baswedan Akan Ambil Alih Pengelolaan Air Minum


Agen Poker Terpercaya

Koordinator Koalisi Rakyat untuk Hak atas Air, Muhammad Reza Sahib mengatakan opsi yang akan diambil Anies hanyalah sebuah retorika. Dengan kata ‘ambil alih secara perdata’ seolah-olah menunjukkan bahwa ada progres yang memang dilakukan pada zaman Anies.

Reza menjelaskan seharusnya Anies berani untuk mengambil keputusan untuk mengambil tindakan ambil alih. Pemprov DKI, sudah memiliki sejumlah dasar hukum yang cukup kuat untuk mengembalikan pengelolaan air ke pangkuan negara.

Atas dasar ini, Pemprov DKI harus berani untuk mencabut izin selaku pemilik wewenang karena merupakan pihak yang mengeluarkan izin dan juga diberikan amanat konstitusi untuk mengelola sumber daya alam.

Bukan itu saja, Reza mengatakan perlu ada restrukturisasi PAM Jaya sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mempersiapkan pengelolaan air ditangani pemerintah. Reza juga menyarankan untuk pengelola air di Jakarta harus segera diintegrasikan.

Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi menyarankan agar Anies mengambil alih seluruh proses produksi dari pengelolaan air di Ibu Kota Jakarta. Prasetio mengatakan bahwa DKI punya banyak dana untuk mengakuisisi dua perusahaan pengelola air, Aetra dan Palyja.

<

BANDAR ADUQ ONLINE | AGEN CAPSA ONLINE |ADUQ ONLINE | BANDARQ ONLINE

“Daftar Segera Di JELASBOLA”

Agen Judi Bola Paling JELAS 2019

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
CS Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments