Saksi Prabowo : Gubernur Ganjar Pernah Ajarkan Aparat Tak Netral

BPN Prabowo Minta C1 ke Bawaslu, Tapi Sudah Berani Mendeklarasi Kemenangan

BPN Prabowo Minta C1 ke Bawaslu, Tapi Sudah Berani Mendeklarasi Kemenangan

Kabar47.com – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengajukan permohonan resmi pada Bawaslu untuk mendapat salinan formulir C1 dan sudah mendapatkan salinannya sebanyak 61 ribu.
Padahal sebelumnya, mereka mengklaim kemenangan dengan selisih cukup tinggi, Prabowo-Sandi mendapat suara sekira 62% suara.
Menanggapi hal tersebut, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf menanggapi santai langkah inkonsisten BPN itu.

Wah kok bisa ya? Sudah gembar-gembor deklarasi kemenangan tapi minta data C1 ke Bawaslu. Jadi atas dasar apa kemarin deklarasi kemenangan?
Hal itu disampaikan Direktur Konten Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH. Ma’ruf Amin, Fiki Satari, Jumat (26/4/2019).

BPN Prabowo Minta C1 ke Bawaslu, Tapi Sudah Berani Mendeklarasi Kemenangan

jelaspoker

Menurut Fiki, klaim bahwa BPN telah memiliki ratusan ribu C1 patut untuk diragukan.
Apalagi, BPN selama ini tidak membuka transparansi penghitungan suara versi mereka.
Dirinya lantas lalu membandingkan dengan Real Count Room (War Room Direktorat Saksi) milik TKN sebagai pusat perhitungan suara Pemilu 2019, yang berada di lantai dasar Hotel Gran Melia, Jakarta.
Kita terbuka dan sudah banyak media yang menengok langsung bagaimana suasana kerjanya,” ungkap Wakil Direktur Saksi TKN, Lukman Edy.

Lukman Edy pun menduga pihak Prabowo dan BPN sengaja hanya menghitung dan mengumpulkan data C1 dari TPS-TPS yang mereka menangkan saja.
Sedangkan pada daerah dan TPS yang dimenangkan Paslon 01 Jokowi-Amin tidak dihitung.
Jelas selection bias tidak fair. Bisa jadi sekarang mereka kesulitan untuk kumpulkan data C1 dari seluruhnya sehingga minta data ke Bawaslu,” kata Lukman.

Sebelumnya, Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Mochammad Afifuddin memberi tanggapan.
Pihaknya telah memberikan salinan formulir C1 plano kepada Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Dokumen yang diberikan itu berasal dari 61 ribu tempat pemungutan suara (TPS).

Yang kita punya itu hanya 61 ribu dari jumlah TPS. Artinya masih banyak yang ada di daerah,” kata Afifuddin di kantor Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019).
Afifuddin menjelaskan, dokumen C1 adalah dokumen yang berisi pencatatan penghitungan suara di tiap TPS.
Pihaknya memberikan salinan C1 kepada BPN Prabowo setelah mereka mengirimkan surat resmi kepada Bawaslu.

JUDI POKER | AGEN POKER | SAKONG ONLINE | POKER ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Bola Liga Elite Eropa”JELASBOLA Agen Judi Resmi Liga Elite EropaSilahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments