Eksepsi Bahar Smith Ditolak Oleh Majelis Hakim

Eksepsi Bahar Smith Ditolak Oleh Majelis Hakim

Eksepsi Bahar Smith Ditolak Oleh Majelis Hakim

Eksepsi Bahar Smith Ditolak Oleh Majelis Hakim Kabar47 – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung memutuskan untuk menolak nota keberatan atau eksepsi yang diajukan terdakwa kasus penganiayaan dua remaja Bahar bin Smith. Hakim memerintahkan sidang perkara akan dilanjutkan.

Dalam keputusannya, hakim tak sepakat dengan nota keberatan yang disampaikan oleh pemimpin Majelis Pembela Rasulullah tersebut. Seluruh isi dakwaan Jaksa Penuntut Umum telah sesuai serta disusun dengan cermat dan teliti. Dengan adanya keputusan tersebut, sidang perkara penganiayaan terhadap dua remaja akan dilanjutkan dengan materi pemeriksaan saksi.
ditentukan.

Kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Bahar itu bermula setelah Bahar dilaporkan ke Polres Bogor dengan nomor laporan LP/B/1125/XI/I/2018/JBR/Res Bogor tertanggal 5 Desember 2018. Dalam laporan tersebut, Bahar diduga secara bersama-sama di muka umum melakukan kekerasan terhadap orang dan atau penganiayaan dan atau melakukan kekerasan terhadap anak.

Terduga korban berinisial MKU (17) dan CAJ (18) beralamat di Bogor. Penganiayaan tersebut diduga terjadi di sebuah pesantren di Kampung Kemang, Bogor pada Sabtu, 1 Desember sekitar pukul 11.00 WIB. Bahar kemudian ditetapkan sebagai tersangka pada 18 Desember 2018. Dia diduga memerintahkan orang-orang suruhannya untuk menganiaya MKU dan CAJ.

Eksepsi Bahar Smith Ditolak Oleh Majelis Hakim


Agen Poker Terpercaya

Adapun dakwaan yang diterapkan oleh jaksa ke Bahar bin Smith, yakni dakwaan kesatu primer sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 333 ayat (2) KUH Pidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUH Pidana. Lalu dakwaan subsidair sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 333 ayat (1) KUH Pidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUH Pidana.

Kemudian dakwaan kedua primair sesuai Pasal 170 ayat (2) ke-2 KUHPidana, dakwaan subsidair Pasal 170 ayat (2) ke-1 KUHPidana, dakwaan lebih subsidair Pasal 351 ayat (2) KUHPidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana, dakwaan lebih subsidair lagi Pasal 351 ayat (1) KUHPidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. Sementara dakwaan ketiga Pasal 80 ayat (2) Jo Pasal 76 C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

BANDAR POKER | JUDI POKER |AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE

“Daftar Segera Di JELASBOLA”

Agen Judi Bola Paling JELAS 2019

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
CS Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments