Ketum FPI Ustaz Sobri Sebut Kasus Bachtiar Kriminalisasi Ulama

FPI hingga Abu Janda Tutut FacebookI

FPI hingga Abu Janda Tutut FacebookI

FPI hingga Abu Janda Tutut Facebook kabar47 – Facebook hapusan ratusan akun, berbuntut gugatan dari pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda.

Arya tidak terima karena fan page milik dirinya yang terdapat 500 ribu pengikut dihapus oleh pihak Facebook karena diduga menjadi bagian dari produsen fitnah Saracen.

Arya pun langsung melayangkan somasi sebesar Rp1 triliun kepada CEO dan pendiri Facebook Mark Zuckerberg. Dia memberikan tenggat waktu sekitar empat hari bagi Facebook agar membersihkan nama dan mengembalikan akun yang telah dihapus itu.

Arya mengancam Facebook , jika dalam waktu empat hari ke depan akun miliknya tidak dikembalikan, dirinya tidak segan memperkarakan ke pengadilan dan kepolisian dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Pihak Facebook sendiri sudah memberikan keterangan terkait adanyapenghapusan akun Arya. Selain milik Arya, Facebook juga telah menghapus 207 halaman Facebook, 800 akun Facebook, 546 grup Facebook, dan juga 208 akun instagram.

Dalam keterangannya pada 31 Januari 2019, Kepala Kebijakan Keamanan Siber Facebook Nathaniel Gleicher menjelaskan, para pemilik akun yang dihapus tersebut diindikasi terlibat dalam perilaku yang tidak otentik yang terkoodinasi di Facebook di Indonesia.

FPI hingga Abu Janda Tutut FacebookI


Agen Poker Terpercaya

Jauh sebelum gugatan Arya, Facebook juga pernah digugat ke pengadilan atas dugaan kasus penyalahgunaan data pribadi oleh pihak yang ketiga,
Cambridge Analytica (CA). Perusahaan tersebut diduga memanfaatkan data untuk kampanye pilpres Amerika Serikat 2016 lalu.

Sejak munculnya kasus tersebut pada bilan Maret 2018, diketahui ada 87 juta pengguna Facebook yang bocor datanya.

Di antaranya termasuk 1,096 juta atau sekitar 1,3 persen dari total pengguna berasal dari negara Indonesia. Buntut kasus itu, Zuckerberg pun harus memberikan keterangan terbuka di hadapan parlemen Amerika Serikat.

JPihak Facebook Indonesia juga telah melakukan rapat dengan pendapat DPR untuk menjelaskan dugaan adanya kebocoran data tersebut.
Pihak Facebook membantah adanya pihak yang telah menembus sistem pengamanan dari platform mereka.

Sementara ICT Institute dan Lembaga Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Informasi Indonesia selaku pihak penggugat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menuntut Facebook dan CA untuk membayar ganti rugi materiil Rp21,9 miliar dan imateriil Rp10,9 triliun atas berpindahnya data-data pengguna Facebook.

BANDAR ADUQ ONLINE | AGEN CAPSA ONLINE |ADUQ ONLINE | BANDARQ ONLINE

“Daftar Segera Di JELASBOLA”

Agen Judi Bola Paling JELAS 2019

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
CS Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments