Hakim MK Gelar Rapat Bahas Putusan Sidang Ditutup

Hakim MK Gelar Rapat Bahas Putusan Setelah Sidang Ditutup

Hakim MK Gelar Rapat Bahas Putusan Setelah Sidang Ditutup

Hakim MK Gelar Rapat Bahas Putusan Setelah Sidang Ditutup Kabar47 – Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman menutup sidang sengketa Pilpres 2019, sesudah mendengarkan keterangan saksi fakta dan ahli yang dihadirkan tim hukum Jokowi-Ma’ruf. Anwar mengatakan pihaknya langsung menggelar Rapat Permusyawaratan Hakim atau RPH.

Anwar mengatakan apa yang disampaikan selama persidangan, baik itu oleh pihak pemohon, termohon, maupun itu terkait akan menjadi dasar pihaknya dalam mencari kebenaran dan juga keadilan. Sidang sengketa Pilpres 2019 tersebut dimulai sejak Jumat (14/6).

Lebih lanjut, Anwar menyebut untuk agenda pengucapan putusan nanti akan disampaikan pihak kepaniteraan kepada para pihak, yaitu tim hukum Prabowo-Sandi, KPU, tim hukum Jokowi-Ma’ruf, serta Bawaslu.

Sidang sengketa Pilpres 2019 dimulai sejak Jumat pekan lalu dengan agenda pembacaan permohonan dari tim hukum Prabowo-Sandi. Sidang kemudian dilanjutkan dengan agenda pembacaan jawaban dari pihak KPU, tim hukum Jokowi-Ma’ruf, serta Bawaslu, pada hari Selasa (17/6).

Hakim MK Gelar Rapat Bahas Putusan Setelah Sidang Ditutup


Agen Poker Terpercaya

Setelah itu, Rabu (18/6), sidang dilanjutkan dengan mendengarkan keterangan dari saksi dan ahli yang dihadirkan oleh tim hukum Prabowo-Sandi. Saat itu sidang berlangsung dari pukul 09.00 WIB sampai sekitar pukul 05.00 WIB, Kamis (19/6). Kemudian sidang dibuka kembali pada hari yang sama dengan mendengarkan ahli yang di datangkan oleh KPU.

Setelah itu Tim kuasa hukum Prabowo-Sandi sempat menginterupsi Majelis Hakim pada saat hendak menutup sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (21/6) malam. Ketua Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto, meminta izin kepada Majelis Hakim untuk pihaknya dapat membacakan surat An-Nisa ayat 135.

Hakim MK Gelar Rapat Bahas Putusan Setelah Sidang Ditutup

Surat tersebut bercerita tentang kewajiban orang beriman untuk menjadi hakim yang adil. Surat itu pun dibacakan oleh kuasa hukum 02 Zulfadli. setelah pembacaan ayat itu, Ketua Majelis Hakim Anwar Usman mempersilakan pihak lain untuk mendapat waktu yang sama. Ia memberi kesempatan bagi tim kuasa hukum Jokowi-Ma’ruf.

Yusril Ihza Mahendra yang memimpin tim 01 menyetujui surat yang dibacakan tersebut. Ia berharap Majelis Hakim Konstitusi dapat memutus seadil-adilnya setelah amanat ayat tersebut. Anwar Usman pun menutup sidang dengan memastikan putusan seadil-adilnya. Dia menyebut hakim akan memutus dengan mengamalkan ajaran dari kitab suci agama masing-masing.

DOMINO ONLINE | BANDAR POKER |BANDAR ONLINE | AGEN POKER

“Daftar Segera Di JELASBOLA”

Agen Judi Bola Paling JELAS 2019

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
CS Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments