Harga Jagung Naik, Pemerintah Akui Telat Ukur Kebutuhan

Harga Jagung Naik Pemerintah Akui Telat Ukur Kebutuhan

Harga Jagung Naik Pemerintah Akui Telat Ukur Kebutuhan

Harga Jagung Naik, Pemerintah Akui Telat Ukur Kebutuhan kabar47 -Kementerian Koordinator Perekonomian mengakui gejolak yang sedang terjadi pada harga jagung beberapa hari lalu dikarnakan oleh kesalahan mereka. Mereka terlambat dalam mengukur tingkat kebutuhan jagung di Indonesia.

Deputi II Bidang Pertanian dan Pangan Kementerian Koordinator Perekonomian Musdalifah Machmud menuturkan pemerintah terlena dengan produksi jagung dalam negeri. Pada saat itu pemerintah melihat jagung produksi dalam negeri cukup banyak. Meskipun banyak, pemerintah tak mengukur kebutuhan jagung dari industri kecil dan juga menengah.

Musdalifah mengatakan kesalahan fatal tersebut dikarnakan oleh sistem pendataan pemerintah yang kurang baik. Masalah pendataan tersebut membuat pemerintah kesulitan untuk mengukur kekurangan hal hasil, ketika paceklik terjadi pemerintah terlambat untuk membuat kebijakan.

Musdalifah mengatakan pemerintah pada saat ini sudah menyadari tentang kesalahan tersebut. Oleh karena itu, pemerintah pada saat ini sedang berupaya untuk memperbaiki pendataan tersebut. Harga jagung beberapa waktu lalu sempat bergejolak.

Harga Jagung Naik Pemerintah Akui Telat Ukur Kebutuhan


Agen Poker Terpercaya

Dewan Pembina Gabungan Pengusaha Makanan ternak atau GPMT Sudirman beberapa waktu yang lalu mengatakan per kilogram harga jagung berada di atas Rp5.000. Padahal, untuk murunkna harga jagung tersebut, pemerintah sudah membuka keran jagung impor sebanyak 100 ribu ton ke dalam negri.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan nahwa Indonesia masih membutuhkan impor jagung. Pasalnya, pasokan jagung pada saat ini masih terbatas.

Pemerintah saat ini sedang menunggu masuknya 30 ribu ton impor jagung guna meningkatkan pasokan jagung di pasar. Jagung impor tersebut diperkirakan akan masuk paling lambat yaitu Maret 2019.

Dewan Pembina Gabungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT) Sudirman mengeluh. Masalahnya, jumlah pasokan jagung pada saat ini sangat minim dan masih kurang untuk memenuhi kebutuhan jagung pabrik pakan yang berkisar sekitar 800 ribu ton per bulannya.

Kekurangan pasokan tersebut membuat harga jagung yang seharusnya dibayar kalangan industri tinggi , berkisar Rp5.800-5.900 per kilogram (kg) untuk kawasan Jawa Timur.

Sementara itu untuk kawasan Banten, harga jagung dapat mencapai Rp6.000 per kg. Menurut Darmin, jika stok jagung sudah berlimpah di pasar harga jagung akan mulai murah. Namun, faktanya, harga jagung masih tinggi.

BANDAR ADUQ ONLINE | AGEN CAPSA ONLINE |ADUQ ONLINE | BANDARQ ONLINE

“Daftar Segera Di JELASBOLA”

Agen Judi Bola Paling JELAS 2019

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
CS Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments