KABAR47 Kabar Harian Terkini, Kabar Seputar Indonesia


Jelasbola Jelaspoker

Hary Tanoe Tersangka, Hotman Paris: Tidak Berdasar

Hary Tanoe Tersangka, Hotman Paris Tidak Berdasar

Hary Tanoe Tersangka, Hotman Paris: Tidak Berdasar

KABAR47.COM – Jaksa Agung M Prasetyo menyebut Hary Tanoesoedibjo sudah berstatus tersangka dalam kasus SMS ‘kaleng’. Pengacara Hary Tanoe, Hotman Paris Hutapea, mengaku belum mengetahui hal tersebut.

Namun dia mengatakan kasus tersebut tidak memiliki dasar hukum. Sebab, menurutnya, tidak ada unsur ancaman ataupun pencemaran nama baik kepada jaksa Yulianto, yang mendapatkan SMS tersebut.

“Saya tidak tahu. Tapi itu sama mahasiswa tingkat satu pun tidak ada dasar hukum dijadikan tersangka, tak ada satu pun unsur ancaman dan pencemaran terpenuhi,” kata Hotman ketika dihubungi detikcom, Jumat (16/6/2017).

Terkait dengan hal tersebut, Hotman mengatakan belum mengetahui langkah ke depan yang akan dilakukannya. Dia kemudian mengungkit kemenangan kliennya dalam praperadilan kasus restitusi pajak perusahaan telekomunikasi PT Mobile-8 Telecom di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

jelaspoker

“Saya belum tahu karena belum tahu tersangka atau tidak. Ternyata kan kasus penyidikan pajaknya, sudah kalah kejaksaan. Harusnya Hary Tanoe yang melaporkan. Karena sudah dinyatakan penyidikan tersebut salah,” ujarnya.

Dikatakan sendiri oleh Hotman bahwa, tidak ada yang salah dengan SMS seperti itu. Karena dalam redaksi tersebut, tidak ada ancaman.

“Kalau saya SMS ke presiden, apakah salah? Semuanya itu tergantung isi redaksi SMS-nya. Kalau ucapan selamat tahun baru, selamat natal, apakah salah? Dan kalau saya katakan akan membersihkan negara ini, apakah salah? Itu kan kewajiban semua orang untuk mengatakan ini. Itu bukan ancaman, kalau dibilang ancaman, sudah hancur hidup ini karena semua politisi bicara seperti itu,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Prasetyo menyebut Hary Tanoe berstatus tersangka dalam kasus yang ditangani Direktorat Siber Bareskrim Polri ini. Namun Direktur Siber Bareskrim Polri Brigjen Fadil Imran membantah sudah ada penetapan tersangka.

Sekretaris Jendreal (Sekjend), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Ahmad Rofiq menilai ada skenario jahat yang dilakukan Jaksa Agung HM Prasetyo yang menyebut Chairman & CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) berstatus tersangka dalam kasus pesan singkat (SMS) kepada Jaksa Yulianto.

“Ini skenario politik yang jahat, karena jaksa telah melakukan pembunuh karakter kepada Pak Hary Tanoe, di mana kasus ini belum ada apa-apanya, baru sebatas penyelidikan,” ucap Ahmad Rofiq, Jumat (16/6/2017).

Rofiq menjelaskan, apa yang dilakukan jaksa agung sangat merusak nama baik seseorang, dan sangat disayangkan. “Jadi, tidak boleh ngomong sembarangan, dalam konteks ini menjadi salah satu kesalahan besar dan jaksa agung harus mempertanggung jawabkan apa yang sudah dikatakan,” ucapnya.

Rofiq juga ingin Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi teguran keras kepada jaksa agung, karena sebagai bawahan presiden sangat tidak profesional dalam menjalankan tugasnya. “Jadi ini sangat disayangkan dan merusak kredibilitas presiden dalam konteks ini,” ucapnya.

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!