KABAR47 Kabar Harian Terkini, Kabar Seputar Indonesia


Image result for pondokqq banner Image result for pondokqq banner

Jokowi Sedang Antisipasi Krisis Air Baku di Batam dan Bintan

Krisis Air Baku

Jokowi Sedang Antisipasi Krisis Air Baku di Batam dan Bintan

KABAR47.COM – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang membangun bendungan, embung dan melakukan normalisasi bendungan untuk mengatasi krisis air baku di Kota Batam dan Bintan, Kepulauan Riau.

Kebutuhan air baku Kota Batam sebesar 3.228 lt/det, namun suplai air baku hanya dapat dipenuhi sebesar 2.857 lt/det sehingga masih terjadi defisit 371 lt/det.

Pada Kota Bintan untuk kebutuhan air baku saat ini sebesar 596 lt/det, sementara suplai air baku Kota Bintan hanya dapat dipenuhi sebesar 385 lt/det sehingga masih terjadi defisit 211 lt/det. Pemenuhan air baku sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Batam dan Bintan.

jelaspoker

“Bagi Pulau Batam dan sekitarnya ini, pembangunan bendungan ini bukan untuk irigasi tapi untuk air baku. Saat ini Kota Batam dan Bintan masih mengalami kekurangan air baku,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam siaran pers, Minggu (14/5/2017).

Untuk meningkatkan pasokan air baku, Kementerian PUPR akan melakukan normalisasi enam buah bendungan di Kota Batam yakni Bendungan Sei Ladi, Bendungan Sei. Harapan, Bendungan Muka Kuning, Bendungan Nongsa, Bendungan Duriangkang dan Sei Tembesi yang mengalami penurunan kapasitas tampungnya akibat sedimentasi. Sedimentasi yang paling besar terjadi pada Bendungan Muka Kuning dengan volume tampungan 7,2 juta m3, besarnya sedimentasi tahun 2011 mencapai 5,8 juta m3 sehingga mengurangi kinerja bendungan.

Normalisasi juga akan dilakukan melalui program Dan Operational Improvement And Safety Project (DOISP) tahun 2017-2022 dengan kebutuhan pendanaan total sebesar Rp 542 miliar. Untuk tahun 2017-2018 ini, normalisasi hanya dilakukan pada Bendungan Sei Harapan, sementara sisanya akan dilakukan pada periode tahun 2018-2022.

Kementerian PUPR juga tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Sei Gong yang akan menambah pasokan air baku sebesar 400 lt/det. Bendungan ini dibangun dengan anggaran Rp 238 miliar dan ditargetkan selesai lebih cepat dari perkiraan yakni pada tahun 2018. Percepatan penyelesaian dilakukan dengan waktu kerja 3 shift selama 7 hari kerja dan penambahan alat.

Sementara di Kota Bintan, Kementerian PUPR akan membangun Embung Cinamati dengan kapasitas 150 lt/det pada tahun ini dan pembangunan Bendungan Sei Busung di Kabupaten Bintan. Pembangunannya direncanakan akan dimulai pada tahun 2018, dengan manfaat sebagai sumber air baku Pulau Bintan sebesar 1.500 lt/det dan Pulau Batam sebesar 2.500 lt/det. Bendungan tersebut bisa menampung sebanyak 116,88 juta m2 dengan luas genangan kurang lebih 4.677 hektar dengan kebutuhan anggarannya sekitar Rp 1,8 triliun.

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!