Jokowi Serahkan Kasus Romi Kepada KPK

Jokowi Serahkan Kasus Romi Kepada KPK

Jokowi Serahkan Kasus Romi Kepada KPK

Jokowi Serahkan Kasus Romi Kepada KPK Kabar47 – Presiden Joko Widodo memberikan kewenangan penuh ke Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mendalami kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama yang melibatkan mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy atau Romi.

Dalam kasus ini, penyidik KPK sudah menggeledah ruang kerja Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Dari ruang Lukman, penyidik menyita uang ratusan juta dalam pecahan rupiah dan juga dolar Amerika Serikat. Namun, Jokowi enggan untuk menanggapi lebih lanjut dari adanya penggeledahan itu. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut mengatakan kasus dugaan jual beli jabatan tersebut masih dalam proses penyidikan.

KPK menetapkan Romi sebagai tersangka dugaan suap jual beli jabatan di Kemenag. Romi diduga telah menerima suap dari mantan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur, Haris Hasanuddin, dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi. Baik Haris maupun Muafaq juga sudah menjadi tersangka.

Dalam proses penyidikan, tim penyidik sudah menggeledah sejumlah lokasi, mulai dari ruang kerja Lukman, ruang Sekretaris Jenderal dan Ruang Biro Kepegawaian Kemenag, hingga menggeledah Kantor DPP PPP. Lembaga antikorupsi tersebut juga membuka peluang memeriksa Lukman dalam kasus dugaan suap ini.

Jokowi Serahkan Kasus Romi Kepada KPK


Agen Poker Terpercaya

sebelumnya Wakil Presiden Jusuf Kalla buka suara soal penemuan dan penyitaan uang ratusan juta rupiah di ruang kerja Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (18/3) kemarin. JK berharap Lukman tak terlibat kasus yang menjerat Ketua Umum PPP Romahurmuziy atau Romi atas penemuan dan penyitaan duit oleh KPK tersebut.

JK mengatakan, penyimpanan uang di ruang kerja merupakan hal wajar. Uang tunai itu disimpan untuk keperluan penting yang mendadak. Uang dalam bentuk tunai itu, kata JK, biasanya disimpan oleh sekretaris untuk kepentingan belanja maupun hal teknis lainnya. Di sisi lain, menteri umumnya juga memiliki dana operasional sendiri dalam bentuk tunai.

Terlepas dari hal tersebut, JK mengaku prihatin dengan kasus dugaan jual beli jabatan yang melibatkan pihak Kemenag tersebut. Menurut dia, kasus yang melibatkan Kemenag bukan kali ini saja terjadi. Bahkan dalam beberapa kasus korupsi sebelumnya, menteri agama juga turut terlibat.

BANDAR POKER | JUDI POKER |AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE

“Daftar Segera Di JELASBOLA”

Agen Judi Bola Paling JELAS 2019

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
CS Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments