Jokowi Tanggapin Hasil Survei Litbang Kompas

Jokowi Tanggapin dengan Santai Hasil Survei Litbang Kompas

Jokowi Tanggapin dengan Santai Hasil Survei Litbang Kompas

Jokowi Tanggapin Hasil Survei Litbang Kompas – Kabar47.com – Hasil survei Litbang Kompas menyatakan selisih elektabilitas pasangan capres dan cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, serta Prabowo-Sandiaga hanya berselisih 11,8% sebulan menjelang pemungutan suara yang akan digelar pada 17 April 2019.
Calon Presiden Jokowi mengatakan, hasil survei Litbang Kompas itu akan menjadi bahan koreksi pihaknya dalam menghadapi kontestasi Pilpres 2019.
Saat ini, pihaknya menggunakan banyak hasil lembaga survei sebagai pedoman dalam menjalani pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Ya survei ini kan banyak sekali kan. Mungkin ada lebih dari 10 (lembaga survei).
Semuanya kita pakai untuk evaluasi untuk koreksi,” kata Jokowi saat menghadiri acara pembekalan caleg PDIP di Kantor PDIP DKI Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Jokowi Tanggapin Hasil Survei Litbang Kompas

jelaspoker

Menurut Jokowi, adanya hasil survei Litbang Kompas tersebut akan memacu Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin untuk lebih keras lagi.
Kami harus mempertahankan elektabilitas petahana guna memenangkan kontestasi Pilpres 2019.
Untuk memacu bekerja lebih baik lagi. Semua survei kita lihat. Semua survei kita lihat.
Sebagai bahan koreksi, sebagai bahan evaluasi untuk mendorong bekerja lebih baik lagi,” ujarnya.

Calon petahana ini menilai, hasil survei yang kerap menyatakan keuggulan di atas 20% suara dapat melemahkan tim pemenangannya.
Untuk itu, kami harus bekerja lebih giat lagi dalam memperoleh dukungan masyarakat.
Kalau saya hasil (survei) yang baik justru akan melemahkan kita. Jadi tidak waspada.
Hasil survei yang tidak baik atau kecil bisa mendorong memicu seluruh relawan kader untuk bekerja lebih militan lagi,” tuturnya.

Dilain sisi, Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH. Ma’ruf Amin menanggapi hasil Survei Litbang Kompas tentang elektabilitas capres-cawapres 2019.
Hasil Survei Litbang Kompas menyatakan Jokowi-Ma’ruf Amin unggul atas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan selisih 11,8 persen.

Karena adanya perbedaan itu, lanjutnya, selelisih survei itu diambil jalan tengahnya saja, yaitu sekitar 20 persen.
Sekarang kita ambil tengah aja, sekitar 20 (persen) kan. Jadi ada 26, 20, ada 11.
Sementara ini kita ambil yang tengah aja,” kata Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini.

Kiai Ma’ruf pun mendorong TKN dan relawan sayap pendukung pasangan nomor urut 01 untuk digerakkan lebih efektif lagi sehingga bisa mendongkrak elektabilitasnya.
Survei tersebut dilakukan sejak 22 Februari hingga 5 Maret 2019 dengan melibatkan 2.000 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi Indonesia.

SAKONG ONLINE | POKER ONLINE | ADUQ ONLINE | BANDARQ ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Bola Liga Elite Eropa”JELASBOLA Agen Judi Resmi Liga Elite EropaSilahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments