KABAR47 Kabar Harian Terkini, Kabar Seputar Indonesia


Jelasbola Jelaspoker

Kapolri Minta Novel Sebut Nama Jenderal Yang Terlibat

Kapolri Minta Novel Sebut Nama Jenderal Yang Terlibat

Kapolri Minta Novel Sebut Nama Jenderal Yang Terlibat

KABAR47.COM – Novel Baswedan Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam wawancaranya bersama Kabar47.com, sempat menyebutkan dugaan keterlibatan jenderal polisi dalam kasus penyiraman air keras terhadap dirinya.

Menanggapi hal itu, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyayangkan sikap Novel yang mengungkapkan pernyataan itu kepada media, bukan kepada penyidik Polri.

Tito Karnavian menilai, penjelasan Novel pada saat ditemui media itu dapat menimbulkan kesan bahwa ada keterlibatan institusi Polri dalam aksi kejahatan terhadap dirinya.

jelaspoker

“Jangan sampai keluar pernyataan tapi kemudian tidak ada buktinya. Tentu saya menyesalkan keterangan tersebut, karena berakibat negatif terhadap institusi Polri,” ucap Tito Karnavian di Mabes Polri, Jakarta.

Kapolri juga meminta Novel Baswedan menyebutkan nama jenderal yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras itu. “Kalau ada oknum jenderal, jenderal yang mana? Buktinya apa? Itu yang penting,” ucap Tito Karnavian dikutip dari Kabar47.com.

Kapolri mengatakan bahwa, pihaknya akan berkoordinasi dengan KPK mengenai perkembangan penanganan penyidikan kasus penyiraman air keras terhadap Novel. “Saya rencananya Senin mau ke KPK,” ucapnya.

Selain ingin membicarakan perkembangan penyidikan kasus tersebut, Tito Karnavian juga akan membahas pernyataan Novel tersebut dengan para pimpinan KPK. “Kalau ada buktinya, kami terbuka untuk itu, kami akan proses,” ucapnya.

Sementara itu, Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan sejauh ini penyidik sulit untuk menemui Novel yang masih dirawat di Singapura. “Oleh dokternya tidak diizinkan. Harus ada dokter dan dokternya sedang cuti. Penyidik hanya diberikan akses lima menit,” ucap Setyo.

Selain itu, Setyo pun meminta Novel untuk mengungkapkan keterangannya dalam berita acara pemeriksaan sehingga bernilai hukum. “Kalau dia punya informasi, silahkan dituangkan dalam BAP. Kalau dia menyebut nama, sebaiknya hati-hati karena kalau tidak terbukti, ada implikasi hukum,” katanya.

Setyo pun menegaskan bahwa penyidik terus berupaya mencari pelaku kasus tersebut. “Kami terus melacak pelakunya. Jangan dikatakan ini berhenti,” katanya.

Beliau mengatakan bahwa, sejumlah metode investigasi pun telah dilakukan para penyidik untuk membongkar kasus ini. “Ada dua cara metode deduktif dan induktif dari dalam dan dari luar, itu kami lakukan terus,” ucapnya.

Untuk diketahui, Novel disiram air keras yang diduga dilakukan dua pria tidak dikenal di Jalan Deposito depan Masjid Al Ikhsan RT03/10 Kelapa Gading Jakarta Utara usai menjalani salat subuh pada Selasa (11/4/2017) pukul 05.10 WIB. Akibat kejadian itu, Novel mengalami luka pada bagian wajah dan bengkak pada bagian kelopak mata kiri, sementara itu pelaku melarikan diri.

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!