Kasus Senjata Api Ilegal Kivlan Zen Resmi Ditahan di Rutan Militer Guntur

Kasus Senjata Api Ilegal Kivlan Zen Resmi Ditahan di Rutan Militer Guntur

Kasus Senjata Api Ilegal Kivlan Zen Resmi Ditahan di Rutan Militer Guntur

Kasus Senjata Api Ilegal Kivlan Zen Resmi Ditahan di Rutan Militer Guntur Kabar47 – Tersangka kasus kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen resmi ditahan di Rutan POM DAM Jaya Guntur, Jakarta Pusat,
sesudah menjalani proses pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya selama 28 jam. Berdasarkan reportase Antara, Kivlan yang saat itu mengenakan kemeja biru, keluar dengan dikawal petugas kepolisian Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan atau Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya hari Kamis pada pukul 20:00 WIB.

Tanpa melontarkan sepatah katapun, mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat itu cuma melambaikan tangannya ke arah awak media yang telah menunggu Kivlan sejak masuk ke ruang pemeriksaan Rabu (29/5) pukul 16:00 WIB. Akan tetapi terus disapa oleh awak media, Kivlan terus dikawal ketat oleh petugas masuk ke mobil penyidik Jatanras Polda Metro Jaya.

Dari informasi yang beredar, Kivlan akan ditahan di Rutan POM DAM Jaya Guntur, Jakarta Pusat. Keluarga dari purnawirawan berpangkat terakhir Mayor Jenderal itu,
juga dikabarkan sudah menunggu di lokasi penahanan Kivlan. Hingga pada saat ini belum ada pernyataan resmi oleh pihak kepolisian.

Kasus Senjata Api Ilegal Kivlan Zen Resmi Ditahan di Rutan Militer Guntur


Agen Poker Terpercaya

Polisi menjerat Kivlan dengan Undang-Undang Darurat pasal 1 ayat 1 Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata api yang miliki ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Kivlan dijerat dengan undang-undang itu karena disangka telah memiliki dan menguasai senjata api yang terkait dengan enam orang tersangka yang berniat ingin membunuh empat tokoh nasional dan satu pimpinan lembaga survei.

Mabes Polri sebelumnya sudah menangkap enam orang yang diduga berencana melakukan pembunuhan pada empat tokoh nasional yakni Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan,
Menko Polhukam Wiranto, Kepala Badan Intelijen Negara atau BIN Budi Gunawan,
dan dan Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen dan Keamanan Gories Mere.

Keenam tersangka itu disebut-sebut menunggangi kerusuhan 22 Mei guna melakukan aksinya. Polisi mengungkapkan, kelompok ini dipimpin oleh HK dan beranggotakan IR, TJ, AZ, AD dan AF. Mereka memiliki peran berbeda mulai dari mencari penjual senjata api hingga mencari eksekutor. Keenamnya kini telah ditahan polisi.

BANDAR POKER | Agen POKER |POKER ONLINE | CAPSA SUSUN

“Daftar Segera Di JELASBOLA”

Agen Judi Bola Paling JELAS 2019

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
CS Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments