Ketum FPI Ustaz Sobri Sebut Kasus Bachtiar Kriminalisasi Ulama

Ketum FPI Ustaz Sobri Sebut Kasus Bachtiar Kriminalisasi Ulama

Ketum FPI Ustaz Sobri Sebut Kasus Bachtiar Kriminalisasi Ulama

Ketum FPI Ustaz Sobri Sebut Kasus Bachtiar Kriminalisasi UlamaKabar47 – Ketua Umum Front Pembela Islam alias FPI Ustaz Sobri Lubis menyebut jika penetapan tersangka terhadap Ustaz Bachtiar Nasir sebagai babak baru dari kriminalisasi ulama. Kasus tersebut juga dikatakan dapat meningkatkan emosi di kalangan masyarakat.

Hal itu disampaikan Sobri setelah menyambangi kediaman Prabowo Subianto di Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (7/5) malam. Sobri meyakini akan ada ulama-ulama lain yang akan ditetapkan tersangka dengan kasus yang tak jelas oleh aparat kepolisian.

Selain ditetapkan sebagai tersangka, para ulama juga disebutnya berpotensi mendapat ancaman atau tuduhan. Sobri menegaskan jika menolak keras sikap-sikap yang menjurus pada kriminalisasi ulama.

Dirinyaa pun mengimbau kepada semua elemen yang telah ikut andil dalam mengkriminalisasi ulama agar tak menyulut emosi masyarakat dengan cara-cara seperti ini.

Tokoh penggerak aksi 212 Bachtiar Nasir ditetapkan sebagai tersangka kasus TPPU dana Yayasan Keadilan untuk Semua Penetapan Bachtiar Nasir sebagai tersangka Tersebut dibenarkan oleh Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Kombes Daniel Silitonga.

Ketum FPI Ustaz Sobri Sebut Kasus Bachtiar Kriminalisasi Ulama


Agen Poker Terpercaya

Kasus yang menjerat Bachtiar adalah kasus lama yang sudah diproses sejak 2017 lalu. Bachtiar yang pernah menjabat sebagai Ketua Gerakan Nasional Pengawal Majelis Ulama Indonesia atau GNPF MUI ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik melakukan gelar perkara.

Sebelumnya Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai penetapan eks Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir sebagai tersangka atas ada nya kasus pencucian uang bukan bentuk kriminalisasi ulama. Menurutnya, penetapan tersangka Bachtiar telah sesuai aturan.

JK menegaskan bahwa aturan hukum berlaku bagi siapapun tanpa memandang profesi atau jabatan tertentu. Pada pengujung 2016, nama Bachtiar ramai diperbincangkan di media sosial setelah akun Facebook bernama Moch Zain mengunggah informasi bahwa yayasan pimpinan Bachtiar, Indonesian Humanitarian Relief (IHR) diduga mengirim bantuan logistik untuk mendukung kelompok pemberontak pemerintahan Bassar Al-Assad, Jaysh Al-Islam di Aleppo, Suriah.

Sejauh ini, penyidik telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan TPPU dana yayasan. Mereka adalah petugas bank syariah Islahudin Akbar dan Ketua Yayasan Keadilan untuk Semua Adnin Armas.

BANDAR POKER | JUDI POKER |AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE

“Daftar Segera Di JELASBOLA”

Agen Judi Bola Paling JELAS 2019

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
CS Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments