KPU Laporkan Hoaks Kotak Suara

Hoaks Kotak Suara dari China, KPU Segera Melapor ke Polisi

Hoaks Kotak Suara dari China, KPU Segera Melapor ke Polisi

KPU Laporkan Hoaks Kotak Suara – kabar47.com – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Aziz menyebutkan pihaknya kembali diserang hoaks, kali ini terpaut kotak suara dari China.
Viryan mengatakan KPU mengetahui hoaks itu dari media sosial dan langsung melaporkannya ke polisi.
Terakhir ada hoaks pemilu, kalau kotak suara habis, akan dicetak di China. Itu sudah kita laporkan lagi,” ujar Viryan saat ditemui di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (22/2).

Viryan mengatakan beberapa waktu terakhir KPU banyak menerima serangan hoaks terkait pemilu. Seperti saat diserang isu 7 juta surat suara dari China sudah tercoblos.
Saat itu KPU dan Bawaslu langsung terjun ke lapangan membuktikan informasi yang sempat disebarkan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief itu hoaks.

Viryan mengatakan serangan hoaks terlebih sudah menyentuh wilayah pribadi petinggi KPU.
Seperti hoaks Ketua KPU Arief Budiman adalah keturunan Tionghoa dan saudara aktivis So Hok Gie.
Saudara laki-laki So Hok Gie, So Hok Djin memang memiliki nama Indonesia Arief Budiman.

KPU Laporkan Hoaks Kotak Suara

jelaspoker

Hoaks-hoaks yang menyerang pribadi komisioner itu dianggap biasa oleh KPU. Namun pelurusan isu tersebut tetap dilakukan.
Tetapi kalau sudah seperti itu (hoaks kotak suara dari China), kepentingan lebih besar, tidak terkait pribadi itu, kita laporkan,” tuturnya.

Menurut Viryan isu-isu seperti ini bisa merusak penyelenggaraan pemilu dan hubungan Indonesia dengan negara-negara yang dituduhkan.
Bukan lagi mengacaukan, tapi menurunkan kualitas pemilu. Itu musuh utama kita,” ujarnya.

Sebelumnya, Kabar bohong terkait Pemilu yang paling membuat heboh yakni adanya surat suara yang sudah dicetak sebanyak 7 kontainer.
Semunaya berisi masing-masing 1 juta lembar surat suara dan dicoblos untuk peserta nomor urut 01, yang beredar pada awal Januari 2019. Padahal, saat itu surat sama sekali belum dikeluarkan.

KPU yang mendapat kabar tersebut langsung mendatangi kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Tanjung Priok, Jakarta.
Hasilnya, kabar terkait adanya keberadaan tujuh kontainer itu dipastikan bohong.
Mabes Polri kemudian menunujuk Bagus Bawana Putra sebagai tersangka dugaan pembuat konten dan pendengung (buzzer) hoaks tujuh kontainer surat suara tercoblos.
Dia kemudian ditahan di Sragen, Jawa Tengah, Senin (7/1).

BANDAR POKER | JUDI POKER | POKER ONLINE | SAKONG ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Bola Liga Elite Eropa”JELASBOLA Agen Judi Resmi Liga Elite EropaSilahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments