Amien Rais Lebih Pilih Kerahkan Massa Dari Pada MK

Manajemen Hotel Borobudur Tepis Tudingan Amien Rais

Manajemen Hotel Borobudur Tepis Tudingan Amien Rais

Manajemen Hotel Borobudur Tepis Tudingan Amien RaisKabar47 – Manajemen Hotel Borobudur merespon serius perkataan Amien Rais yang menyebut jika banyak genderuwo di Hotel Borobudur, Jakarta. Amien sebelumnya menyebut banyak jin dan genderuwo di hotel tersebut sehingga menyarankan Komisi Pemilihan Umum atau KPU membatalkah hitung cepat Pemilu 2019 di Hotel Borobudur.

Hotel Borobudur, tutur dia, telah berdiri lebih dari 40 tahun dan melayani banyak tamu dalam maupun luar negeri. Rizki pada saat dihubungi juga mengakui selama ini tidak pernah ada keluhan dari para tamu yang menginap tentang keberadaan genderuwo.

Terkait reaksi lebih jauh terhadap pernyataan Amien Rais, manajemen hotel,tutur Rizki, akan membahas lebih jauh jika memungkinkan akan mengambil langkah hukum terhadap pernyataan tokoh senior Muhammadiyah itu.

Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais menolak untuk penghitungan suara dilakukan KPU di Hotel Borobudur, Jakarta. Amien menolak penghitungan suara di hotel tersebut karena curiga akan terjadi kecurangan. Dia menyebut kecurangan tersebut diperbuat oleh pihak yang dia analogikan sebagai jin dan genderuwo.

Manajemen Hotel Borobudur Tepis Tudingan Amien Rais


Agen Poker Terpercaya

Pernyataan Amien itu serupa dengan yang disampaikan Sekjen FUI Al Khaththath beberapa waktu lalu ke Komisioner KPU Wahyu setiawan. Al Khaththath khawatir penghitungan suara tingkat nasional disusupi oleh oknum yang berbuat kecurangan.

Amien menyampaikan KPU terlalu sering menjadikan Hotel Borobudur sebagai lokasi penghitungan suara tingkat nasional, dan selalu gagal dalam menjaga keamanan penghitungan suara. Ditemui terpisah, Komisioner KPU Viryan Aziz menyampaikan penghitungan suara sebelumnya dilakukan di Kantor KPU. Hal yang sama juga akan dilakukan pada Pemilu 2019.

Selain khawatir terjadi kecurangan pada saat penghitungan suara, Amien juga menyinggung temuan 17,5 juta data pemilih janggal yang ditemukan BPN Prabowo-Sandi beberapa waktu lalu. Amien menilai data-data janggal di DPT Pemilu 2019 mengkhawatirkan karena mengancam legitimasi pemilu sendiri.

Sebelumnya, BPN Prabowo-Sandi mengklaim ada 17,5 juta data janggal di DPT Pemilu 2019. Pemilih di kelompok tersebut memiliki tiga tanggal lahir yang sama, yakni 1 Januari, 1 Juli, dan 31 Desember.
warga yang tidak ingat tanggal lahirnya.

BANDAR POKER | JUDI POKER |AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE

“Daftar Segera Di JELASBOLA”

Agen Judi Bola Paling JELAS 2019

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
CS Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments