Maruf Amin Dilaporkan ke Bawaslu

Ma’ruf Amin Dilaporkan ke Bawaslu

 Ma’ruf Amin Dilaporkan ke Bawaslu 

Maruf Amin Dilaporkan ke Bawaslu  — Kabar47.com — Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin dilaporkan Tim Advokat Peduli Pemilu ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Sebab, dia dianggap membiarkan penyebaran hoaks di sebuah acara pengajian.

Pelapor adalah warga bernama Wahid Hasyim. Ia didampingi Koordinator Advokat Peduli Pemilu (Apelu) Papan Sapari.

“Kita melaporkan Pak Ma’ruf Amin atas pembiaran berita hoaks yang dengar sendiri dilihat sendiri oleh beliau karena di dalam pengajian pak Kiai Ma’ruf Amin selaku cawapres hadir,” kata Koordinator Advokat, Papang Sapari kepada kabar47.com, Kamis (21/3).

Sebelumnya, viral video sebuah acara pengajian yang dihadiri oleh Ma’ruf. Pada acara itu, seorang penceramah menyebut NU akan menjadi fosil jika Jokowi-Ma’ruf kalah. Kemudian diketahui bahwa acara itu digelar Selasa (16/3), di Kemang, Jakarta Selatan.

Ma’ruf Amin Dilaporkan ke Bawaslu 

jelaspoker

Jika tidak, Nahdlatul Ulama akan menjadi fosil di masa depan. Selain itu, jika Ma’ruf Amin kalah maka tidak akan ada lagi Hari Santri Nasional dan zikir di Istana. Diduga, Ma’ruf juga hadir dalam acara tersebut.

Papang mengatakan bahwa Ma’ruf membiarkan penceramah menyebarkan isu soal azan dan zikir hilang di Istana jika pasangan Jokowi-Ma’ruf tidak terpilih lagi.

“Itu kan artinya ada dugaan kepada [paslon nomor urut] 02 programnya di antaranya begitu. Harusnya Pak Kiai itu meluruskan karena kalau dibiarkan itu bisa digolongkan sebagai hoaks,” ujar dia.

Papang mengatakan Ma’ruf sebagai kiai harus bertindak bijak dalam menyikapi ceramah itu. Nyatanya, Ma’ruf dianggap melakukan tindakan pembiaran.

“Ini tidak bagus bagi seorang cawapres. Kebenarannya kan belum tentu, kenapa dibiarkan, yang kami sesalkan ya itu,” kata dia.
Dalam kasus ini, pelapor menyertakan video dan beberapa berita dari media daring guna dijadikan sebagai bukti pelaporan ke Bawaslu.

“Kan janjinya perang [melawan] hoaks, ya harusnya itu dibuktikan dong. Kita sama-sama menjaga lah,” ucap dia.

Pelapor membawa barang bukti berupa video yang disebutnya sudah viral di media sosial. Dia berharap agar Bawaslu bisa menindaklanjuti kasus tersebut.

“Kami bawa cuma video saja dan kami berharap bisa ditelusuri. Karena tadi Bawaslu juga menyebutkan bakal menindaklanjuti,” tutur dia.

SAKONG ONLINE | POKER ONLINE | AGEN BOLA | JUDI BOLA

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Bola Liga Elite Eropa”JELASBOLA Agen Judi Resmi Liga Elite EropaSilahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments