Ma'ruf Heran Dengan Kubu Sebelah Tolak Pilpres Tapi Terima Pileg

Ma’ruf Heran Dengan Kubu Sebelah Tolak Pilpres Tapi Terima Pileg

Ma’ruf Heran Dengan Kubu Sebelah Tolak Pilpres Tapi Terima Pileg

Ma’ruf Heran Dengan Kubu Sebelah Tolak Pilpres Tapi Terima Pileg Kabar47 – Ma’ruf Amin calon wakil presiden 01 mengaku Heran dengan sikap dari kubu Prabowo Subianto yang menolak hasil Pilpres 2019 namun mereka menerima hasil Pemilu 2019. Ia mengibaratkan sikap itu sebagai tindakan beriman sebagian. Ma’ruf tidak menjelaskan secara rinci alasannya mengeluarkan penilaian tersebut.

Lebih lanjut, Ma’ruf berharap agar kondisi keamanan setelah pemilu berlajan kondusif. Bagi pihak yang tak menerima hasil pemilu, dia berpesan agar menempuh jalur yang diatur oleh Undang-Undang. Di sisi yangf lain, Ma’ruf mempersilakan pihak di ijtimak ulama selaku pendukung Prabowo guna bersilaturahmi. Akan tetapi, ia mengingatkan silaturahmi itu bukan dalam rangka membahas kecurangan.

Sebab, dia berpendapat kandidat pemilu tak memiliki kewenangan untuk mengambil kesimpulan bahwa terjadi kecurangan dalam pemilu. Sebelumnya Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin berharap tak ada gerakan people power pada saat Komisi Pemilihan Umum mengumumkan hasil Pemilu pada 22 Mei 2019. Dia meminta agar semua pihak mengutamakan kepentingan bangsa.

Ma’ruf mengatakan kepentingan negara merupakan hal paling utama dari kepentingan kelompok dan kepentingan sesaat. Lebih lanjut lagi, Ma’ruf juga berharap elit mampu menahan diri dari tindakan inkonstitusional. Sebab, dia berkata Indonesia merupakan negara hukum yang sudah disepakati bersama.

Ma’ruf Heran Dengan Kubu Sebelah Tolak Pilpres Tapi Terima Pileg


Agen Poker Terpercaya

Di sisi lain, Maruf pun mengimbau semua pihak menunggu keputusan resmi dari KPU. Ma’ruf khawatir klaim sepihak akan menimbulkan permasalahan di tengah masyarakat, salah satunya gerakan massa.

Sebelumnya Ketua Harian TKN Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Moeldoko mengatakan ada sekelompok pihak yang akan memanfaatkan situasi aksi massa ketika Komisi Pemilihan Umum mengumumkan hasil pemilu pada 22 Mei 2019. Menurut dirinya, pemanfaatan situasi itu telah disusun secara sistematis.

Moeldoko menuturkan pemanfaatan situasi oleh pihak tertentu tersebut harus dipahami oleh semua pihak. Ia berkata rencana tersebut bukan sebuah kebohongan. Oleh karena itu, ia berharap masyarakat Indonesia tidak berkumpul pada suatu tempat agar tidak terkena dampak dari upaya sistematis tersebut.

Lebih lanjut, mantan Panglima TNI ini berkata semua pihak akan dirugikan jika imbauan itu diabaikan. Terlebih, kata dia, bagi masyarakat yang dari luar daerah.

Ma’ruf Heran Dengan Kubu Sebelah Tolak Pilpres Tapi Terima Pileg

SAKONG ONLINE | AGEN POKER ONLINE |POKER TERPERCAYA | GAME POKER ONLINE

“Daftar Segera Di JELASBOLA”

Agen Judi Bola Paling JELAS 2019

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
CS Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments