Muannas Diperiksa Dan Beberkan Postingan Jonru Diduga Hate Speech

Muannas Diperiksa Dan Beberkan Postingan Jonru Diduga Hate Speech

Muannas Diperiksa Dan Beberkan Postingan Jonru Diduga Hate Speech

Kabar47 –  Ujaran kebencian atau hate speech adalah suatu pelanggaran hukum di Indonesia sebagaimana yang telah tertuang di dalam Undang-undang ITE. Ujaran kebencian maupun penyebaran info hoax dan palsu dapat dituntut sesuai dengan hukum yang berlaku bagi siapapun yang menyalahgunakan sosial media karena belakangan penyebaran isu hoax dan SARA dapat disebarkan melalui sosial media.

Menjadi negara dengan salah satu pengguna sosial media terbanyak di dunia, masyarakat Indonesia masih ada yang menyalahgunakan penggunaan sosial media. Apalagi masyarakat Indonesia biasanya mudah terpengaruh dari informasi yang belum pasti kebenarannya yang mengakibatkan sering salah persepsi atau penilaian mengenai berita tersebut sehingga dapat menjadi dampak buruk bagi masyarakat lainnya.

jelaspoker

Hal itu pula yang ditakutkan oleh seorang pengacara bernama Muannas Al Aidid dimana ia melihat sebuah akun sosial media yang selalu memberikan informasi yang tidak benar dan juga kritikannya kepada pemerintahan yang bersifat provokatif yang kemudian membuatnya segera melaporkan akun bernama Jonru Ginting ke pihak Polda Metro Jaya.

Pelaporannya bukan tanpa sebab, namun ia takut bahwa postingan Jonru hanya akan memecah belah bangsa apalagi postingannya mengenai pemerintahan. Kini setelah melaporkan Jonru, Muannas dipanggil pihak kepolisan untuk dimintai keterangan atas pelaporan yang ia lakukan kepada Jonru. Ia diperiksa oleh Ditkrimsus Polda Metro Jaya selama kurang lebih 8 jam lamanya.

Saat diwawancari oleh wartawan yang telah menunggunya di luar, ia mengaku dicecar sekitar 14 buah pertanyaan seperti yang berkaitan dengan hate speech apa saja postingannya, kemudian pencocokan beberapa bukti dari hasil postingan Jonru dan postingan mana saja yang dianggap telah melanggar undang-undang.

Muannas menyebutkan ada sekitar 10 buah postingan Jonru yang dianggap melanggar undang-undang seperti salah satunya yang berisi adu domba antara dua etnis yang ada di Indonesia. Padahal menurut UU No,40 tahun 2008 mengenai penghapusan ras, tak ada lagi pengistilahan Pribumi, China dan lainnya tapi warga negara Indonesia jadi bukan hanya mengenai permasalahan Presiden Jokowi semata karena ada individu lain yang dipermasalahkan dan dilaporkan Muannas.

AGEN CAPSA ONLINE | ADUQ ONLINE | BANDARQ ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments