KABAR47 Kabar Harian Terkini, Kabar Seputar Indonesia


Jelasbola Jelaspoker

MUI: Samyang U-dong Dan Kimchi Tidak Daftar Sertifikat Halal

MUI Samyang U-dong Dan Kimchi Tidak Daftar Sertifikat Halal

MUI: Samyang U-dong Dan Kimchi Tidak Daftar Sertifikat Halal

KABAR47.COM – Mengenai produk Mie Samyang (U-Dong) dan Samyang (rasa Kimchi) yang telah, dinyatakan positif mengandung fragmen babi dan ditarik oleh BPOM. MUI mengatakan bahwa, produk ini memang tidak mendapatkan dan mengajukan sertifikasi halal.

Produk mie yang dinyatakan mengandung fragmen babi itu yakni Samyang (mie instan U-Dong), Samyang (mie instan rasa Kimchi), Nongshim (mie instan Shin Ramyun Black) dan Ottogi (mie instan Yeul Ramen).

“Belum (berlabel MUI), Samyang ada beberapa importir dan rasa jenis Samyang. Yang dirilis BPOM belum mendaftar sertifikasi halal juga, enggak ada bersertifikasi halal dan belum mendaftar ke MUI juga,” ucap Direktur LPPOM MUI, Lukmanul Hakim saat dihubungi, Minggu (18/6/2017).

jelaspoker

Diminta oleh BPOM penarikan produk mie asal korea itu, dikarenakan mengandung fragmen babi. Menurut Lukmanul, produk mie itu juga tak bekerjasama dengan MUI untuk mendapatkan label halal.

“Tidak, karena importir masih bebas, halal atau tidak halal masih bebas artinya masih hutan belantara ya. Memang ada jenis rasa yang sedang mengajukan tapi tidak ada dalam daftar itu,” ucap Lukmanul.

Beliau mengatakan bahwa, produk itu sudah mendapatkan nomer makanan luar negeri dari BPOM, sehingga mereka sudah diberikan masuk ke Indonesia oleh BPOM.

“Iya, ini mereka (BPOM) menduga ada babi ternyata betul. Tetapi produk tersebut tidak dicantumkan logo babi itu masalahnya itu saja. Masalahnya ini lama sudah masuk ML (makanan luar negeri) sudah ada juga, sudah izin masuk dari BPOM masyarakat perlu tahu,” ucap Lukmanul.

Menurutnya, seharusnya produk mie itu memberikan label babi jika mengandung fragmen babi. Jika produk itu tidak mengandung fragmen babi, maka dalam kemasan diberikan label halal.

Terkait dengan mekanisme untuk mendapatkan label halal, ucap Lukmanul bahwa, produk mie itu harus melengkapi dokumen. MUI melakukan pemeriksaan pabrik ke Korea dan kemudian MUI memutuskan untuk memberikan label atau tidak.

“Mereka mendaftar melalui kita, lalu melengkapi dokumennya. Setelah diperiksa akan kelengkapan dokumen tersebut, baru kemudian pemeriksaan pabrik ke Korea, belum satu pun yang kami kunjungi. Setelah sudah diperiksa ke pabrik maka kita bahas, kita rapatkan baik temuan maupun tidak ada temuan baru kemudian kita putuskan,” ucap Lukmanul.

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!