Pasangan Dari Indonesia Diduga Melakukan Bom Gereja di Filipina

Pasangan Dari Indonesia Diduga Melakukan Bom Gereja di Filipina

Pasangan Dari Indonesia Diduga Melakukan Bom Gereja di Filipina

Pasangan Dari Indonesia Diduga Melakukan Bom Gereja di Filipina kabar47 – Eduardo Ano selaku Menteri Dalam Negeri Filipina mengatakan bahwa aksi pengeboman gereja di pulau Jolo, Mindanao saat akhir pekan lalu dilakukan oleh suami istri yang berasal dari Indonesia.

Pengeboman tersebut terjadi hari Minggu pagi, tepat ketika misa pertama usai dilaksanakan. Bom kedua lalu meledak sesaat usai tentara merespons ledakan pertama.

Kejadian di Mindanao yang dikenal menjadi basis militan Islam tersebut telah menewaskan 22 orang dan melukai lebih dari 100 orang, termasuk sejumlah warga sipil dan tentara. Kelompok militan ISIS telah mengklaim bertanggung jawab karena pengeboman tersebut.

Keterangan baru melalui Ano tersebut pun sudah menambah rumit informasi yang muncul usai pengeboman. Sebelumnya beredar pernyataan datang melalui pemerintahan, penyelidik yang diwawancarai oleh pihak televisi, dan ditambah dengan keruwetan lokasi kejadian.

Pihak keamanan sendiri mengatakan dua bom dikendalikan jarak jauh, tetapi hari Kamis lalu itu berubah usai Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyatakan kemungkinan bom bunuh diri.

Pasangan Dari Indonesia Diduga Melakukan Bom Gereja di Filipina


Agen Poker Terpercaya

Informasi dari para penyelidik forensik menyatakan bahwa bagian tubuh ini bisa jadi merupakan milik dari dua orang, satu orang di dalam gereja dan satu lagi berada di luar.

Ano menjelaskan bahwa pasangan dari Indonesia tersebut mendapatkan bantuan dari organisasi militan yang cukup terkenal pada aksi penculikan dan gerakan ekstremis.

Darurat militer sendiri sudah diberlakukan di Mindanao ketika pejuang dalam dan luar negeri menggunakan pakaian hitam menyerbu kota Marawi tahun 2017.

Lima bulan mereka bertahan dari serangan udara serta pertempuran darat yang mengingatkan terhadap pemandangan di Suriah dan Irak.  Aksi pengeboman tersebut terjadi usai undang-undang memperluas otonomi di Mindanao dimana mayoritas warganya adalah muslim yang terbit pada 21 Januari.

Aksi pengeboman tersebut terjadi usai undang-undang memperluas otonomi di Mindanao dimana mayoritas warganya adalah muslim yang terbit pada 21 Januari.

Aksi pengeboman tersebut terjadi usai undang-undang memperluas otonomi di Mindanao dimana mayoritas warganya adalah muslim yang terbit pada 21 Januari.

Bandar66 Terpercaya | Poker Online |BandarQ Terpercaya | DominoQQ Online

“Daftar Segera Di JELASBOLA”

Agen Judi Bola Paling JELAS 2019

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
CS Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments