Penganiayaan Terhadap Junior Akpol Hingga Tewas

Penganiayaan Terhadap Junior Akpol Hingga Tewas

Penganiayaan Terhadap Junior Akpol Hingga Tewas

Penganiayaan Terhadap Junior Akpol Hingga Tewas kabar47 – Lembaga Pendidikan dan Latihan Kepolisian Republik Indonesia memberhentikan 13 taruna setelah terbukti dalam kasus penganiayaan yang menewaskan taruna tingkat II, Muhammad Adam pada 18 Mei 2017 lalu.

Kepala Lemdiklat Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto menuturkan kasus penganiayaan itu terkatung-katung selama dua tahun. Lemdiklat kemudian menggelar sidang Dewan Akademik Akpol pada Senin, yang salah satu agendanya tentang memutuskan nasib ke-13 orang taruna itu.

Sidang Wanak tersebut digelar secara tertutup di Kompleks Akpol. Sidang tersebut akan digelar setelah terbitnya putusan kasasi oleh Mahkamah Agung yang menyatakan 13 taruna terbukti bersalah melakukan tindak pidana.

Sidang Wanak dipimpin oleh Gubernur Akpol Inspektur Jenderal atau Irjen Rycko Amelza Dahniel dan dihadiri Kalemdiklat Komjen Arief Sulistyanto dan beberapa pihak yang terkait.

Penganiayaan Terhadap Junior Akpol Hingga Tewas


Agen Poker Terpercaya

Dalam sidang itu akhirnya diputuskan bahwa 13 taruna tersebut akan dikenakan sanksi terberat yakni pemberhentian dengan tidak hormat (PDTH) atau pemberhentian. Adapun 13 taruna tersebut yakni MB, GJN, GCM, RLW, JEDP, dan RAP. Kemudian juga ada IZPR, PDS, AKU, CAEW, RK, EA, dan HA.

Menurut Arief, sebenarnya dalam kasus ini terdapat 14 taruna yang telah terbukti bersalah. Namun, pelaku utama dengan inisial CAS telah lebih dahulu menjalani Sidang Wanak yang digelar pada bulan Juli 2018 lalu. Arief mengimbau kepada seluruh taruna untuk menghentikan budaya kekerasan oleh senior kepada junior.

Arief juga menjelaskan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan tegas jika kasus kekerasan serupa terjadi lagi di lingkungan Akpol. Penganiayaan terhadap Adam bermula di Gudang Flat A mess taruna tingkat III. Sejumlah taruna tingkat III memanggil para junior,

Kepolisian menduga penganiayaan terjadi pada saat itu ketika para taruna tingkat III memberikan sanksi kepada junior mereka. Adam kehilangan nyawa akibat kejadian tersebut. Polisi sudah mengambil perhatian pada kasus ini dan menetapkan 14 tersangka.

Irjen Polisi Condro Kirono menuturkan, penetapan 14 orang tersanka didasarkan pada penyelidikan yang meliputi olah TKP dan pemeriksaan 35 saksi yang terdiri dari 14 taruna tingkat III dan 21 taruna tingkagt II.

BANDAR ADUQ ONLINE | AGEN CAPSA ONLINE |ADUQ ONLINE | BANDARQ ONLINE

“Daftar Segera Di JELASBOLA”

Agen Judi Bola Paling JELAS 2019

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
CS Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments