Polisi Ungkap 67 Anak di Bawah Umur Ikut Dalam Kerusuhan 22 Mei

Peringatan Polisi Agar Massa Bubar Dibalas Bom Molotov

Peringatan Polisi Agar Massa Bubar Dibalas Bom Molotov

Peringatan Polisi Agar Massa Bubar Dibalas Bom Molotov Kabar47 – Massa yang tetap bertahan di Jalan Wahid Hasyim tidak mempedulikan imbauan polisi yang meminta mereka membubarkan diri. Massa malah membalas imbauan tersebut dengan lemparan molotov ke arah polisi. Sebelumnya, bentrok di Jalan Wahid Hasyim kembali terjadi massa dengan polisi. Aparat sempat melepaskan rentetan tembakan gas air mata ke massa, lalu langsung kembali mundur beberapa langkah.

Bentrok di Wahid Hasyim itu adalah rentetan bentrok yang terjadi pada Rabu (22/5) dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB. Bentrok sempat bergeser ke Jalan KH Mas Mansyur, sesudah polisi berhasil memukul mundur massa. Namun, massa balik melawan dan memaksa polisi mundur ke Jalan Wahid Hasyim.

Akibat bentrok itu Jalan Wahid Hasyim lumpuh. Tidak ada kendaraan melintas. Sampah, batu, dan puing berserakan di sepanjang ruas jalan. Namun gedung di sisi kanan dan kiri jalan tampak tidak mengalami kerusakan. Polisi sudah menambah kekuatannya guna menghadapi massa yang masih bertahan. TNI AD pun mulai disiagakan.

Peringatan Polisi Agar Massa Bubar Dibalas Bom Molotov


Agen Poker Terpercaya

Pada saat ini polisi mengambil posisi. Mereka mencoba bernegoisasi dengan massa agar semua kembali ke rumah masing-masing dan mematikan api yang mereka nyalakan di tengah jalan. Sebelumnya Sedikitnya ada dua mobil meriam air atau water cannon mulai bergerak maju ke arah massa.

Polisi mengerahkan meriam air agar membubarkan massa yang masih bertahan di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat. Mobil meriam yang berjalan berbarengan tersebut mengapit pasukan yang juga bergerak maju. Polisi bergerak untuk membubarkan massa dan memadamkan beberapa titik api yang terlihat di sepanjang jalan.

Kobaran api berasal dari ban mobil yang telah dibakar. Polisi berhasil memadamkan titik titik api tersebut dan terus maju mendesak massa. Beberapa kendaraan pemadam kebakaran pun diterjunkan. Di belakang mobil pemadam, pasukan bermotor bersiaga. Sementara komandan lapangan masih terus memerintahkan pasukan maju mendesak massa.

Polisi terus merangsek maju. Mereka tampaknya berniat memukul mundur seluruh massa dalam kesempatan ini. Di seberang polisi, massa masih berusaha mempertahankan posisinya sembari melempar mercon dan molotov ke aparat. Kendati demikian, jumlah personel yang kian banyak ditambah kendaraan alat berat, akhirnya memaksa massa mundur, kembali ke Jalan Kyai Haji Mas Mansyur, Tenabang.

BANDAR POKER | POKER ONLINE TERPERCAYA |JUDI ONLINE | POKER ONLINE

“Daftar Segera Di JELASBOLA”

Agen Judi Bola Paling JELAS 2019

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
CS Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments