Peserta Pemilu Harus Tampilkan Rekam Jejaknya

KPK dan Bawaslu : Peserta Pemilu Harus Tampilkan Rekam Jejaknya

KPK dan Bawaslu : Peserta Pemilu Harus Tampilkan Rekam Jejaknya

Peserta Pemilu Harus Tampilkan Rekam Jejaknya – Kabar47.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepakat agar seluruh peserta Pemilu 2019 diwajibkan untuk membuka rekam jejaknya.
Hal itu dilakukan agar masyarakat mengetahui rekam jejak seluruh calon pemimpinnya masing-masing.

Demikian diungkapkan Komisioner Bawaslu, Rahmat Bagja usai berdiskusi dengan pimpinan KPK, Laode M Syarief.
Pemilu harus jujur dan berintegritas, di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (27/3/2019).
Kita minta pada peserta pemilu untuk membuka semua track record yang bersangkutan dalam pekerjaannya dalam pengabdian masyarakat.
Sehingga masyarakat bisa mengenali dan mengetahui siapa peserta pemilu tersebut,” Ujar ‎Bagja.

Senada dengan Bawaslu, Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief juga menghimbau kepada seluruh partai politik (parpol).
Semua harus membeberkan rekam jejak calonnya masing‎-masing yang akan mengikuti Pemilu 2019.
Saya juga KPK menghimbau, termasuk Bawaslu menghimbau, kepada semua partai politik untuk mengemukakan daftar riwayat hidup dari masing-masing calon,” ujar Syarief saat mendampingi Bagja.

Peserta Pemilu Harus Tampilkan Rekam Jejaknya

jelaspoker

Dengan cara tersebut, tekan Syarief, masyarakat bisa melihat sosok para calon pemimpinannya.
Sehingga, publik dapat memilah dan memilih calon pemimpinnya dengan teliti.
Jika dia (calon peserta pemilu) tidak ingin membuka riwayat hidup dia, itu saya pikir penting dan kepada masyarakat.
Kami imbau kita berharap bahwa anggota DPR anggota DPRD yang terpilih nanti adalah yang baik, oleh karena itu jangan pernah meminta uang‎,” ungkapnya.

Selain itu, Pemilu bukan arena kita untuk pecah, saling menghujat, saling fitnah dan menjatuhkan.
Bawaslu mengatakan pemilu merupakan kewajiban konstitusional sebagai momentum memilih pemimpin.
Dia menilai aneh jika pemilu sampai menyebabkan permusuhan.
Saya pernah dengar satu keluarga, adiknya pilih 02, kakaknya 01, terus tidak bicara lama, bermusuhan.
Ini pertunjukan paling aneh di dunia,” kata Bawaslu seperti dilansir dari Kabar47.com.

Dia menegaskan perbedaan pilihan adalah hal biasa. Yang terpenting adalah tidak memaksakan kehendak orang lain.
Bawaslu mengatakan seorang calon pemimpin hadir tidak untuk diadu, melainkan untuk dipilih.
Calon pemimpin tidak saling berhadapan dengan calon lain, melainkan berhadapan dengan publik untuk menampilkan kemampuannya.

Pemimpin itu berhadapannya dengan publik, untuk menampilkan pengalamannya, menampilkan rekam jejaknya, perilakunya, kompetensinya, integritasnya
Jadi tidak ada alasan sebenarnya dalam pemilu itu berseteru satu orang dengan yang lain,” Tutur Bawaslu.

BANDAR ADUQ | CAPSA ONLINE | ADUQ ONLINE | BANDARQ ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Bola Liga Elite Eropa”JELASBOLA Agen Judi Resmi Liga Elite EropaSilahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments