KABAR47 Kabar Harian Terkini, Kabar Seputar Indonesia


Jelasbola Jelaspoker

Pilkada DKI, SBY: Minta Semua Pihak Introspeksi Diri

Pilkada DKI, SBY Minta Semua Pihak Introspeksi Diri

Pilkada DKI, SBY: Minta Semua Pihak Introspeksi Diri

KABAR47.COM – Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan bahwa, dirinya tidak mau lagi mengulas soal Pilkada DKI Jakarta 2017. Lain itu, dirinya meminta semua pihak dapat introspeksi diri seusai perhelatan tersebut.

“Saya tidak punya niat untuk mengulas lagi (Pilkada DKI-red), tetapi semua harus introspeksi diri, pemerintah, negara, TNI, Polri, pers, dan semuanya,” kata Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menyampaikan refleksi dalam Safari Ramadan Partai Demokrat dan buka puasa bersama, di Kota Malang, Kamis 15 Juni 2017.

jelaspoker

Dinilai oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bahwa, hal yang perlu diintrospeksi, adalah tentang apa yang salah selama proses Pilkada DKI. “Tentang apa yang salah dengan pilkada kemarin,” tegas Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Lebih lanjut Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menegaskan bahwa dirinya juga berpesan kepada semua kader Partai Demokrat agar apa yang terjadi di Pilkada DKI tidak diadopsi di daerah lain.

“Jangan ditiru, atau dicopy di daerah lain. Apabila tidak, demokrasi di Indonesia akan mengalami kemunduran,” tegas Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga Ketua Umum Partai Demokrat itu.

Selanjutnya, juga dijelaskan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sangat perlu memaknai sebenarnya sila pertama Pancasila, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa, yang diterapkan dalam hidup berbangsa dan bernegara.

“Saya kira kicauan beliau itu yang sangat singkat dan padat, sudah paripurna, sudah dipikirkan dalam-dalam dari beliau, dan tidak perlu ditafsirkan lagi,” kata Roy saat dihubungi.

Menanggapi isi kicauan SBY, Roy berharap agar masyarakat Indonesia introspeksi diri.

Menurut dia, SBY tentu memiliki bukti yang kuat sebelum mengeluarkan pernyataan di media sosial.

“Saya sarankan setelah baca itu mari kita doakan bangsa ini bersama-sama dan mari kita jadikan ini introspeksi,” ucap beliau.

Menurutnya, dalam konteks Ketuhanan Yang Maha Esa, yang pertama adalah bagaimana masyarakat menjadi religius. Kedua, meletakkan agama sebagai nilai, bukan simbol. Ketiga, menciptakan kerukunan. Keempat, meningkatkan toleransi. Terakhir, bagaimana mengelola sebuah dampak yang buruk.

“Contohnya dalam sebuah pemilihan politik, pilkada begitu, lantas malah membangun jarak dan permusuhan antar-umat beragama, seperti di Jakarta. Menurut saya, ini tidak boleh berkembang dan terjadi negeri yang kita cintai ini,” ucap Susilo Bambang Yudhoyono(SBY).

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!