Polisi Batal Periksa Anak Buah Gubernur Papua

Polisi Batal Periksa Anak Buah Gubernur Papua

Polisi Batal Periksa Anak Buah Gubernur Papua

Polisi Batal Periksa Anak Buah Gubernur Papua kabar47 -Kepolisian Metro Jaya batal memeriksa Sekretaris Pribadi Gubernur Papua Lukas Enembe, Elpius Hugi dalam kasus penganiayaan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi.

Melalui kuasa hukum, Elpius meminta penyidik Ditreskrimum jadwal pemeriksaan ulang.

Kuasa hukum Elpius, yaitu Roy Rening menjelaskan kliennya hari ini mesti mendampangi Gubernur Papua Lukas Enembe yang baru tiba dari kota Surabaya.

Selain itu, Roy juga menuturkan bahwa pihaknya berharap agar pihak kepolisian juga memeriksa seluruh saksi yang pada saat kejadian tersebut ikut mendampingi gubernur papua. Pada saat itu, sambung Roy, ada 20 orang yang mendampingi Gubernur Papua Pada saat rapat di Hotel Borobudur pada Sabtu lalu.

Roy mengatakan alasan permintaan agar pemeriksaan tersebut dilakukan di kota Jayapura, karena para saksi merupakan para pejabat, baik anggota DPRD, Kepala Dinas, Sekda, dan juga lainnya.

Pihak kepolisian sendiri pun, dikatakan Roy, masih mempertimbangkan usulan yang di minta dirinya. Sebab, akan dikoordinasikan lebih dahulu dengan pimpinan, dalam hal itu Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Kepala Sub Direktorat Kejahatan dan juga Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya,

Ajun Komisaris Besar Jerry Siagian menuturkan pemeriksaan terhadap Elpius Hugi yang dilakukan untuk meminta keterangan perihal kasus adanya dugaan penganiayaan yang dialami oleh pegawai KPK, Gilang Wicaksono.

Polisi Batal Periksa Anak Buah Gubernur Papua

Agen Poker Terpercaya

Polda Metro Jaya sendiri menyebut bahwa telah mengantongi pelaku yang diduga sudah melakukan penganiayaan terhadap anggota KPK.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebut berdasarkan penyidikan,
orang yang diduga pelaku berasal dari pihak Pemerintah Provinsi Papua.

Rencananya, kata Argo, penyidik akan memanggil terduga pelaku tersebut untuk dimintai keterangan pada pekan ini. Tetapi, belum ada jadwal pasti kapan terduga pelaku tersebut akan dimintai keterangan.

Dua orang pegawai KPK diduga dianiaya , ketika mengambil foto di tengah aktivitas rapat antara Pemprov Papua dan anggota DPRD Papua di Hotel Borobudur.

Pihak KPK kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polda Metro Jaya pada Minggu (3/2) lalu.

Dari hasil visum yang diterima pihak kepolisian, diketahui pegawai KPK bernama Gilang Wicaksoni mendapat luka di bagian hidung.

Sehari berselang, pada Senin (4/2) pihak Pemprov Papua melaporkan balik pegawai KPK itu atas tuduhan pencemaran nama baik.

BANDAR ADUQ ONLINE | AGEN CAPSA ONLINE |ADUQ ONLINE | BANDARQ ONLINE

“Daftar Segera Di JELASBOLA”

Agen Judi Bola Paling JELAS 2019

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
CS Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments