Polisi di Minta FPI Bebaskan Orang yang Ditangkap Saat 22 Mei

Polisi di Minta FPI Bebaskan Orang yang Ditangkap Saat 22 Mei

Polisi di Minta FPI Bebaskan Orang yang Ditangkap Saat 22 Mei

Polisi di Minta FPI Bebaskan Orang yang Ditangkap Saat 22 Mei Kabar47 – Forum Pembela Islam alias FPI mengatakan 10 orang yang ditangkap terkait kerusuhan 22 Mei yang terjadi pada Selasa (21/5) dan Rabu (22/5) minta agar ditangguhkan penahanannya oleh kepolisian. Ketua Bantuan Hukum FPI Sugito Atmo Prawiro mengatakan pihaknya meminta permohonan kepada kepolisian agar dapat menangguhkan masyarakat yang tidak terbukti menjadi perusuh dalam aksi 22 Mei.

Ia menyebut sebagian yang ditangkap sebenarnya tidak terlibat dengan kerusuhan itu, melainkan tidak sengaja terbawa arus saat bentrokan terjadi. Sehingga, lanjutnya, mereka diizinkan pulang. Ia mengatakan pagi ini sudah ada satu orang yang lebih dulu ditangguhkan. Dengan demikian, ada 11 orang yang akan dibebaskan dari Polda Metro Jaya hari ini.

Sugito menyebut jika pihaknya terus melakukan pendekatan kepada kepolisian agar masyarakat yang tak terlibat dapat dibebaskan. Ia mengaku tidak membawa bukti khusus karena penyelidikan tetap harus dilakukan ke masing-masing orang yang ditangkap.

Sejauh ini, dia menyebut kepolisian sudah menangguhkan 12 orang dari total 300 orang yang telah ditangkap akibat kerusuhan 22 Mei 2019. Menurut Sugito, masyarakat yang ditangguhkan merupakan warga biasa dan anggota FPI.

Polisi di Minta FPI Bebaskan Orang yang Ditangkap Saat 22 Mei


Agen Poker Terpercaya

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan informasi itu. Pihak kepolisian pun, sambung dirinya, sudah menangguhkan penahanan untuk beberapa orang.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan jika pihaknya sudah menangkap 300 orang terkait aksi yang berujung kerusuhan yang berlangsung pada 21-22 Mei. Jumlahnya bertambah dari sebelumnya yang hanya 257 orang saja.

Dedi mengatakan pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang ditangkap itu. Polisi sebelumnya sudah mengamankan barang bukti berupa kendaraan, uang dalam pecahan rupiah maupun dolar, senjata tajam, molotov, alat komunikasi, kamera, hingga petasan berbagai ukuran.

Sebelumnya Polisi juga bakal menyelidiki akun di media sosial yang menyebarkan video viral tentang pengeroyokan terhadap warga, yang diduga dilakukan oleh polisi di area sekitar masjid di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, saat aksi 22 Mei.

dan Slipi.

BANDAR POKER | Agen POKER |POKER ONLINE | CAPSA SUSUN

“Daftar Segera Di JELASBOLA”

Agen Judi Bola Paling JELAS 2019

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
CS Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments