KABAR47 Kabar Harian Terkini, Kabar Seputar Indonesia


Image result for pondokqq banner Image result for pondokqq banner

Polisi: Nanti Kita Akan Jemput Paksa Rizieq

Jemput Paksa Rizieq

Polisi: Nanti Kita Akan Jemput Paksa Rizieq

KABAR47.COM – Kepolisian Daerah Metro Jaya akan mengambil langkah selanjutnya setelah imam besar FPI Rizieq Syihab tak memenuhi panggilan untuk kedua kalinya pada Rabu (10/5/2017) lalu. Polisi akan melakukan perintah membawa karena Rizieq telah dua kali tak memenuhi panggilan dalam kasus ‘baladacintarizieq’.

“Habib Rizieq tentunya sudah tahu kalau mau dipanggil yang kedua. Kemudian, kalau tanggal 10 Mei dia tidak datang, ya nanti kita akan melakukan perintah membawa ya,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (13/5/2017).

jelaspoker

Argo mengatakan penyidik telah menyambangi kediaman Rizieq dengan membawa surat panggilan pemeriksaan di Petamburan, Jakarta Pusat, pada Senin (8/5) lalu. Saat itu, polisi turut melibatkan ketua RT/RW setempat untuk menyaksikan penyerahan surat panggilan.

“Orang yang di rumah mengatakan kalau Habib lagi umrah. Kami tak masalah, yang penting sudah kami sampaikan. Diterima oleh Pak Agus, pak RT di situ. Kemudian datang pak pengacaranya, lihat surat panggilan, kemudian difoto dan dikirim ke Rizieq,” kata Argo.

Kini polisi sedang menunggu Habib Rizieq memenuhi panggilan pemeriksaan. Polisi berharap Rizieq kooperatif dengan pulang ke Tanah Air. Menurut Argo, jika Rizieq tak merasa bersalah, dia akan menghadapi semua perkara hukum yang melibatkannya secara kooperatif.

“Jadi kita tunggu saja kapan dia kembali ke Tanah Air. Kami berharap agar Rizieq segera kembali ke Tanah Air. Kalau memang mau jadi warga negara yang baik, silakan kembali ke Tanah Air untuk dimintai keterangan. Kalau merasa tidak bersalah, dihadapi dan disampaikan semua,” tutur Argo.

Wakil Ketua Umum dan Perundangan-undangan MUI Ikhsan Abdullah mengimbau polisi tidak menjemput paksa Habib Rizieq.

“Jangan sampai di’jemput paksa’, kesannya tidak bagus. Coba dulu jemput ke sana Malaysia. Ada ketentuannya kalau jemput paksa, yang bersangkutan benar-benar tidak mengindahkan polisi,” kata Ikhsan setelah menghadiri diskusi bertajuk ‘Dramaturgi Ahok’ di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (13/5).

Menurut Kuasa hukum GNPF MUI, Kapitra Ampera, menepis anggapan bahwa Rizieq tidak kooperatif dalam kasus ‘baladacintarizieq’. Kapitra memastikan Rizieq akan datang dan memenuhi panggilan polisi.

“Dia itu laki-laki. Dia akan datang menjelaskan perbuatan yang dituduhkan ke dia. Dugaan perkaranya juga,” ujar Kapitra di Masjid Al-Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (12/5).

Soal rencana jemput paksa yang akan dilakukan polisi, Kapitra menjelaskan, boleh saja jika dua panggilan tidak dipenuhi asalkan ada alasan yang jelas.

“Mekanisme pemanggilan tuh satu kali dipanggil, dia boleh tidak datang. Dua kali dia dipanggil boleh tidak datang. Panggilan ketiga dia dijemput agar datang. Ini sudah berapa kali panggilan? Dua, kan? Lalu diterbitkan lagi panggilan ketiga, dijemput,” katanya.

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!