BPN Minta Tak Salahkan Prabowo Singgung Presiden Sebelum Jokowi

Prabowo Retorika Tanpa Data Pada Debat Kedua

Prabowo Retorika Tanpa Data Pada Debat Kedua

Prabowo Retorika Tanpa Data Pada Debat Kedua kabar47 Prabowo Subianto pada debat capres kedua dinilai tidak mengesankan. Retorika yang dibangun Prabowo menjadi blunder karena tidak didukung dengan data yang cukup kuat. Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Wasisto Raharjo Jati menyoroti performa debat Prabowo yang tidak mengesankan itu.

Wasis lantas mencontohkan serangan Prabowo ke Jokowi yang berkaitan soal program pembagian sertifikat gratis hanya retorik dan minim data.

Saat itu, Prabowo menyebut bahwa program tersebut tidak mampu mengatasi masalah pertanahan dikarenakan ke depan lahan akan semakin berkurang akibat penambahan jumlah penduduk di Indonesia. Prabowo juga telah menyatakan Jokowi hanya mengejar popularitas dengan kebijakan itu.

Mendapat serangan itu, Wasis menilai Jokowi mampu ‘menyerang balik’ dengan pengalamannya saat menjabat presiden. Jokowi berpendapat bahwa lahan berkurang karena banyak dikuasai segelintir orang. Salah satu yang dia sebut menguasai adalah Prabowo Subianto sendiri.

Prabowo Retorika Tanpa Data Pada Debat Kedua


Agen Poker Terpercaya

Data yang yang dimiliki Jokowi, Prabowo memiliki lahan sekitar 220 hektare di Kalimantan Timur dan juga Aceh Tengah sebanyak 120 ribu hektare yang kemudian diakui Prabowo penguasaannya berstatus hak guna usaha (HGU).

Wasis mengatakan tindakan Prabowo tersebut berpotensi menghasilkan kesalahan fatal. Sebab,Prabowo berbicara , publik yang rasional akan menilai kandidat capres yang telah menguasai masalah tertentu dengan data.

Melihat hal tersebut, Wasis menilai retorika yang dibangun Prabowo untuk menyerang Jokowi dianggap tidak berhasil. Sebab, Prabowo sendiri tidak menyiapkan kebijakan alternatif untuk membangun bagaimana menciptakan keadilan agraria di Indonesia.

,jika ada jiak tidak perlu maka bagian penutup ini di hapus saja –>

Wasis pun juga menyarankan untuk Prabowo dan tim debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) untuk lebih berani menggunakan data statistik ketimbang hanya retorika tanpa data.

Pengamat politik dari Exposit Strategic, Arif Susanto menilai bahwa performa Prabowo dalam debat kedua capres semalam jauh dari mengesankan. Ia mengatakan Prabowo terkesan terbawa ritme yang dimainkan Jokowi dan tidak mampu menampilkan data-data akurat sebagaimana dijanjikan tim kampanyenya.

Arif menilai dalam beberapa kesempatan, Prabowo memang berusaha agar lebih menekan lewat pertanyaan-pertanyaan kritis. Akan tetapi keberanian Jokowi untuk menyerang balik justru mampu menohok Prabowo.
Salah satunya saat Jokowo menyodorkan data numerik, Arif menilai Prabowo justru berbalik mendukung dan bersepakat dengan Jokowi.

BANDAR ADUQ ONLINE | AGEN CAPSA ONLINE |ADUQ ONLINE | BANDARQ ONLINE

“Daftar Segera Di JELASBOLA”

Agen Judi Bola Paling JELAS 2019

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
CS Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments