Sandiaga Akan Buka Data Dugaan Kecurangan Pilpres

Sandiaga Akan Buka Data Dugaan Kecurangan Pilpres

Sandiaga Akan Buka Data Dugaan Kecurangan Pilpres

Sandiaga Akan Buka Data Dugaan Kecurangan Pilpres Kabar47 – Sandiaga Uno calon wakil presiden nomor urut 02 mengatakan jika pihaknya mengundang Tim Kampanye Nasional Joko Widodo – Ma’ruf Amin untuk ikut hadir dalam acara pemaparan data dugaan kecurangan Pilpres 2019. Sandi mengundang demi menciptakan kesan-kesan terbuka kepada semua pihak.

Acara sendiri akan dihelat di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta. Sandi menyebut jika pihaknya juga mengundang perwakilan dari kedutaan besar negara lain. Elemen masyarakat dari berbagai lapisan dan serta pakar beragam bidang juga diundang untuk ikut hadir.

Sandi lalu berharap temuan kesalahan, seperti input data ke Sistem Informasi Penghitungan atau Situng, dapat dikoreksi oleh KPU selekas mungkin, begitu pula Bawaslu dan DKPP. Dia berharap kedua lembaga tersebut menjalankan tugasnya sesegera mungkin sebelum KPU menetapkan hasil Pemilu 2019 pada 22 Mendatang.

Diketahui, BPN Prabowo – Sandi nantinya akan memaparkan temuan dugaan kecurangan selama proses Pilpres 2019 berlangsung. Pemaparan dilakukan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa sore (14/5). Merujuk dari agenda kegiatan, capres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno akan hadir. Para petinggi BPN Prabowo – Sandi juga turut hadir.

Sandiaga Akan Buka Data Dugaan Kecurangan Pilpres


Agen Poker Terpercaya

Sebelumnya Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah menyerahkan kesimpulan terkait dugaan pelanggaran administrasi sistem penghitungan suara alias Situng yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Bawaslu RI, hari ini (13/5).

Sekretariat Bawaslu pada hari ini mempersilakan BPN selaku pelapor dan KPU selaku terlapor untuk menyerahkan kesimpulan yang didapat dari persidangan laporan kecurangan tersebut. Kesimpulan itu nantinya dijadikan pertimbangan dalam mengeluarkan putusan.

Direktur Hukum dan Advokasi BPN Prabowo-Sandi, Sufmi Dasco mengatakan pihaknya kali ini tinggal menunggu putusan Bawaslu. Sementara, tim kuasa hukum BPN, Sahroni, mengatakan dalam kesimpulan yang disampaikan BPN tetap meminta Situng KPU dihentikan.

Ia juga meminta agar lembaga quick count dapat mempertanggungjawabkan data yang disampaikan kepada publik. Sebab menurutnya, data sementara yang disajikan oleh lembaga-lembaga tersebut di sejumlah media juga dapat menimbulkan kebingungan di masyarakat.

Sandiaga Akan Buka Data Dugaan Kecurangan Pilpres

BANDAR 66 | DOMINO ONLINE |POKER ONLINE | BANDAR POKER

“Daftar Segera Di JELASBOLA”

Agen Judi Bola Paling JELAS 2019

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
CS Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments