Sandiaga Sebut Survei Kompas Mirip Dengan Survei BPN

Sandiaga Sebut Survei Kompas Mirip Dengan Survei BPN

Sandiaga Sebut Survei Kompas Mirip Dengan Survei BPN

Sandiaga Sebut Survei Kompas Mirip Dengan Survei BPN Kabar47 – Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Uno menyebut jika hasil survei Litbang Kompas yang baru dirilis tadi pagi , mirip dengan hasil survei dari pihak internal Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi. Survei Litbang Kompas menunjukkan pasangan Jokowi-Ma’ruf masih mendominasi dengan raihan 49,2 persen, sementara Prabowo-Sandi tercatat meraih 37,4 persen.

Dengan demikian selisih persentase dari elektabilitas keduanya mencapai 11,8 persen. Jarak yang mendekati selisih satu digit tersebut jadi pencapaian Prabowo-Sandi dibandingkan hasil survei Kompas sebelumnya. Sandi menanggapi hal tersebut dengan memastikan akan memanfaatkan waktu tersisa guna membalikkan keadaan.

Sandi yakin peningkatan elektabilitas tersebut merupakan hasil dari perjuangan pihaknya menggelontorkan berita seputar ekonomi dan tenaga kerja yang terus digaungkan selama berkeliling ke daerah. Koordinator Bidang Pratama Golkar –partai yang tergabung di kubu Jokowi–, Bambang Soesatyo menganggap hasil survei Kompas sebagai hal lumrah.

Dia meyakini elektabilitas paslon nomor urut 01 akan naik lagi. Bamsoet menyakini hasil survei itu merupakan bagian dari dinamika Pilpres 2019. Dia pun memastikan Jokowi akan terus mendominasi elektabilitas tanpa harus jorjoran

Jokowi Serahkan Kasus Romi Kepada KPK


Agen Poker Terpercaya

Hasil survei Litbang Kompas menunjukkan selisih atau gap elektabilitas antara pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin dengan paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno makin menipis. Dari hasil survei telah munujkan menunjukkan, elektabilitas paslon nomor urut 02 pada Oktober 2018 berada di angka 32,7 persen.

Jumlah tersebut selisih cukup jauh dengan elektabilitas Jokowi-Ma’ruf di bulan yang sama yakni sebesar 52,6 persen. Namun dari survei terbaru Maret 2019, terdapat selisih elektabilitas Jokowi-Ma’ruf dengan Prabowo-Sandi sekitar 11,8 persen. Selisih elektabilitas kedua paslon ini lebih kecil daripada hasil survei Oktober 2018 yang mencapai 19,9 persen.

Hasi dari survei terbaru menunjukkan elektabilitas Prabowo-Sandi naik menjadi 37,4 persen. Artinya, terdapat kenaikan 4,7 persen pada Prabowo-Sandi dari elektabilitas pada Oktober 2018 yang mencapai 32,7 persen. Sedangkan elektabilitas paslon nomor urut 01 itu justru merosot ke angka 49,2 persen ada penurunan 3,4 persen dari angka pada Oktober 2018 yang mencapai 52,6 persen.

BANDAR POKER | JUDI POKER |AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE

“Daftar Segera Di JELASBOLA”

Agen Judi Bola Paling JELAS 2019

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
CS Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Facebook Comments